I've looked the cover candidate for Senior Yearbook 2011, and here there are my favorite ones
∆ Parlare la vostra mente ∆
Monday, February 21, 2011
Sunday, February 20, 2011
Es ist seit sechs Monaten.
Wow I really can not believe that I have been here almost 6 months. I don't know why, I currently feel nothing. I don't feel I want to go home, and I don't feel I want to stay here any longer though.
Everything is going well here. As times goes by I can get along (with situation, condition, school, Hostfamily, and etc).
I had feel I want to update this blog since 3 months ago but I have no time, and also I have no idea what I'm supposed to write. So I always delayed it.
Everybody start ask me the same question..
"What will you going to do after back to Indonesia? retake your senior year? or going to college?"
Uhmm.. Well, From the deepest of my heart, I really do not want to take my senior year. Oh Geez I really tired of High school, I want to continue to college life.
But, I still can not make up my mind about where I'm gonna go for college.
going back to USA?
find college in other country?
or...... find college in Indonesia?
Here's the things. I'm kindda a person who like to have a new experience, and also Study Abroad is my biggest ambition since I was in middle school. So probably, I will choose the first either second choices.
But, I have a problem with that, finance.
In other side, my parents seems doesn't care about it. They said to me that I supposed to go to USA or other country. They never thinking about the finance.
But, I feel uncomfortable with that. I have 3 brothers and all of them are still in school, nobody work yet.
I don't want to be a selfish but I really want to catch my dream. And somebody told me..
"Sekolah mahal, biar dibayar orang mahal.."
Exactly, but what about if our siblings need that too?
I know education is not cheap, and takes a long time too. And also education in other country way more expensive in Indonesia.
But I'm pretty sure, someday I will get the answer. Better I'm going abroad, or wait until master degree..
Everything is going well here. As times goes by I can get along (with situation, condition, school, Hostfamily, and etc).
I had feel I want to update this blog since 3 months ago but I have no time, and also I have no idea what I'm supposed to write. So I always delayed it.
Everybody start ask me the same question..
"What will you going to do after back to Indonesia? retake your senior year? or going to college?"
Uhmm.. Well, From the deepest of my heart, I really do not want to take my senior year. Oh Geez I really tired of High school, I want to continue to college life.
But, I still can not make up my mind about where I'm gonna go for college.
going back to USA?
find college in other country?
or...... find college in Indonesia?
Here's the things. I'm kindda a person who like to have a new experience, and also Study Abroad is my biggest ambition since I was in middle school. So probably, I will choose the first either second choices.
But, I have a problem with that, finance.
In other side, my parents seems doesn't care about it. They said to me that I supposed to go to USA or other country. They never thinking about the finance.
But, I feel uncomfortable with that. I have 3 brothers and all of them are still in school, nobody work yet.
I don't want to be a selfish but I really want to catch my dream. And somebody told me..
"Sekolah mahal, biar dibayar orang mahal.."
Exactly, but what about if our siblings need that too?
I know education is not cheap, and takes a long time too. And also education in other country way more expensive in Indonesia.
But I'm pretty sure, someday I will get the answer. Better I'm going abroad, or wait until master degree..
Sunday, November 07, 2010
Saturday, September 25, 2010
curhat dikit
hello, It's been a month since I left Jakarta. you know what? everything seems hard here, homesick everyday, and the hardest part is it's so hard to make a friends here. I try so hard everyday.
karena gue mikir gabakal gini terus-terusan yaudah akhirnya gue keep struggle disini. gue udah ngabisin banyak waktu uang tenaga, masa gue harus balik sih? gak kan? gue juga mikir, dengan gue bersusah dulu disini, gue yakin Insya Allah nantinya gue bakal dapetin kebahagian akhirnya, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian... bukan?
terkadang gue iri dengan yang mendapatkan fasilitas enak dan sebagainya, tapi toh kalo gue iri, cuma bikin beban pikiran doang, jadi.. gue anggap aja gue yang paling enak hidupnya haha..
setiap hari gue nyolong wifi disini, I don't have any intrnet connection here, so.. gue nyolong wifi tetangga yang memang sebenrnya mereka kasih passwordnya ke orangtua asuh gue, jadi gabisa dibilang nyolong juga yagaksih? haha.. gue disini bersyukur banget walaupun nyolong wifi tetangga, gue bisa komunikasi, ngerjain pr, dan nyari literature dari wifi tetangga ini. kalo engga? gue bisa mati kering disini.
setiap hari gue skype sama rere sama shaula. gue rasa cuma mereka doang yang ngerti keadaan gue, dan.. cuma gue doang yang ngerti keadaan mereka haha. shaula di texas, sendirian, jauh, gue ga bisa kebayang kalo dia sedih dan butuh temen larinya kemana, gue disini masih ada ria, bisa aja gue ke rumah dia dan ngobrol panjang lebar. rere juga, dia sendirian di ohio, malah rumahnya ladang semua katanya, gue gabisa ngebayangin kalo dia butuh temen mau kemana, ngobrol sama sapi? enggak kan ya haha... malah si rere cengeng pasti butuh temen.
setiap gue sedih, gue berusaha buat ga nangis, cengeng ga sih gue? ya bodo lah namanya juga gue gapernah jauh dari orangtua, apalagi nyokap, gue gapernah sejauh ini sama dia. gue pernah disekolah saking gakuatnya gue nangis disekolah dipojokan basement sambil diiringi angin summer yang menurut gue dingin. kangen parah sama nyokap. tapi disini gue belajar satu hal lagi, disaat gue jauh dari orangtua, gue selalu sadar betapa berharganya mereka buat gue, selama ini gue cuma ngebuang-buang waktu buat kesenangan sama temen2 gue, tapi disaat gue jauh? gue ngerasa bahwa mereka sangat berharga buat gue,
gue kangen juga sama adik dan kaka gue, walopun gue dirumah individualis alias males berinteraksi, disaat gue jauh, dan brengseknya gue disini gada hostbro/hostsist, gue makin kesepian disini, dan disaat gue kangen banget sama mereka, gue nangis lagi (haduh)
gue yakin kok, winter nanti, gue udah bisa survive. emang butuh waktu buat semua ini, gamungkin gue ga homesick disini, apalagi tempat ini asing buat gue. gue juga mikir, walaupun kehidupan gue disini ga memenuhi ekspektasi gue sebelumnya, gue bakal banyak belajar disini,
kehidupan disekolah gue makin hari makin membaik disini, dan untungnya ada temen gue suka korea gitu, alhasil gue temenan sama mereka dan nyambung. gimana gue ga seneng coba. Allah tau gue butuh temen disini, makanya gue dipertemukan sama dia. Alhamdulillah ya Allah..
sekian dulu postingan gue kali ini, nanti gue lanjutin dah haha see ya :)
karena gue mikir gabakal gini terus-terusan yaudah akhirnya gue keep struggle disini. gue udah ngabisin banyak waktu uang tenaga, masa gue harus balik sih? gak kan? gue juga mikir, dengan gue bersusah dulu disini, gue yakin Insya Allah nantinya gue bakal dapetin kebahagian akhirnya, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian... bukan?
terkadang gue iri dengan yang mendapatkan fasilitas enak dan sebagainya, tapi toh kalo gue iri, cuma bikin beban pikiran doang, jadi.. gue anggap aja gue yang paling enak hidupnya haha..
setiap hari gue nyolong wifi disini, I don't have any intrnet connection here, so.. gue nyolong wifi tetangga yang memang sebenrnya mereka kasih passwordnya ke orangtua asuh gue, jadi gabisa dibilang nyolong juga yagaksih? haha.. gue disini bersyukur banget walaupun nyolong wifi tetangga, gue bisa komunikasi, ngerjain pr, dan nyari literature dari wifi tetangga ini. kalo engga? gue bisa mati kering disini.
setiap hari gue skype sama rere sama shaula. gue rasa cuma mereka doang yang ngerti keadaan gue, dan.. cuma gue doang yang ngerti keadaan mereka haha. shaula di texas, sendirian, jauh, gue ga bisa kebayang kalo dia sedih dan butuh temen larinya kemana, gue disini masih ada ria, bisa aja gue ke rumah dia dan ngobrol panjang lebar. rere juga, dia sendirian di ohio, malah rumahnya ladang semua katanya, gue gabisa ngebayangin kalo dia butuh temen mau kemana, ngobrol sama sapi? enggak kan ya haha... malah si rere cengeng pasti butuh temen.
setiap gue sedih, gue berusaha buat ga nangis, cengeng ga sih gue? ya bodo lah namanya juga gue gapernah jauh dari orangtua, apalagi nyokap, gue gapernah sejauh ini sama dia. gue pernah disekolah saking gakuatnya gue nangis disekolah dipojokan basement sambil diiringi angin summer yang menurut gue dingin. kangen parah sama nyokap. tapi disini gue belajar satu hal lagi, disaat gue jauh dari orangtua, gue selalu sadar betapa berharganya mereka buat gue, selama ini gue cuma ngebuang-buang waktu buat kesenangan sama temen2 gue, tapi disaat gue jauh? gue ngerasa bahwa mereka sangat berharga buat gue,
gue kangen juga sama adik dan kaka gue, walopun gue dirumah individualis alias males berinteraksi, disaat gue jauh, dan brengseknya gue disini gada hostbro/hostsist, gue makin kesepian disini, dan disaat gue kangen banget sama mereka, gue nangis lagi (haduh)
gue yakin kok, winter nanti, gue udah bisa survive. emang butuh waktu buat semua ini, gamungkin gue ga homesick disini, apalagi tempat ini asing buat gue. gue juga mikir, walaupun kehidupan gue disini ga memenuhi ekspektasi gue sebelumnya, gue bakal banyak belajar disini,
kehidupan disekolah gue makin hari makin membaik disini, dan untungnya ada temen gue suka korea gitu, alhasil gue temenan sama mereka dan nyambung. gimana gue ga seneng coba. Allah tau gue butuh temen disini, makanya gue dipertemukan sama dia. Alhamdulillah ya Allah..
sekian dulu postingan gue kali ini, nanti gue lanjutin dah haha see ya :)
Subscribe to:
Posts (Atom)













